Jumat, 05 September 2008

Busana Tradisional Betawi

Busana Tradisional Betawi

Pengantin laki-laki dengan dandanan cara haji, biasanya menggunakan tutup kepala yang disebut alpia atau alpie. Topi pengantin laki-laki yang berasal dari tanah suci Mekah ini tingginya 15 - 20 cm dan dililit dengan sorban kain, warna putih, gading atau kadang-kadang kuning. Ron je atau untaian bunga melati yang ujung bawahnya ditutup bunga cempaka dan ujung atasnya diberi sekuntum mawar merah, diletakkan sebanyak 3 (tiga) untai di pinggir kiri alpia. Terkadang di bagian atas disematkan sepasang kembang goyang. Mengenai tata rias wajah, tidak ada yang khusus. Hanya sedikit bedak yang ditaburkan di wajah agar terkesan rapi. Biasanya kumis dan cabang juga dirapihkan agar tampak bersih.

Busana yang dikenakan berupa jubah terbuka, yang agak longgar dan besar. Bagian jubah ini, biasanya dihiasi dengan emas dan manik-manik bermotif burung hong, bunga-bungaan, kubah mesjid dan lain sebagainya. Sebelum mengenakan jubah, biasanya seorang pengantin laki-laki memakai gamis (baju dalam) polos berwarna muda yang panjangnya kira-kira sampai mata kaki -dan tidak boleh melebihnya. Gamis lebih panjang sekitar 10 cm dari jubah. Sebuah selempang berhiaskan mute sebagai tanda kebesaran pun dikenakan boleh di dalam maupun di luar jubah. Sebagai alas kaki, biasanya digunakan sepatu kulit dengan kaos kaki yang merupakan pengaruh Belanda sejak abad ke 19. Namun, masih ada pula pengantin yang mengenakan selop atau terompah.

Keterpaduan berbagai unsur budaya muncul dalam kekayaan busana pengantin wanita Betawi yang terkesan meriah. Tuaki, adalah baju bagian atas (blus) yang dikenal memiliki 2 (dua) model, yaitu model shianghai (Cina), dan model baju kurung (Melayu). Syarat utama dari tuaki ini adalah bahannya yang polos. Motif-motif hiasan emas, mote atau manik-manik yang diletakan di ujung lengan, daerah sekitar dada, bagian bawah baju sangat bervariasi. Dari ragam hias geometris, bunga-bunga sampai motif burung hong.

Ciri khas model shianghai adalah krahnya yang tertutup. Lengan panjangnya diberi benang karet pada pergelangan. Model yang mengikuti bentuk badan sipemakai, panjangnya sebatas pinggul. Biasanya diberi pemanis dengan tambahan kain pada pinggiran bawah tuaki yang dirimpel keliling. Tuaki bentuk baju kurung, modelnya seperti baju kurung Melayu umumnya. Panjang lengan agak longgar.

Padanan tuaki adalah kun, yaitu rok melebar ke bawah dengan panjang sampai ke mata kaki. Kun juga di beri hiasan benang tebar dengan kombinasi sesuai tatahan motif pada tuaki. Warna yang terbuat dari bahan polos ini pun disesuaikan dengan warna tuaki. Warna-warna cerah yang dipilih, baik dari bahan satin ataupun beludru, serta gemerlapan hiasan tuaki dan kun ini melambangkan suka cita dan keceriaan kedua pengantin dan seluruh kelua-rganya.

Model baju yang sangat sederhana pada busana adat pengantin wanita Betawi ini, tampil begitu meriah dengan perlengkapan yang serba unik. Teratai, yaitu perhiasan penutup dada dan bahu adalah salah satu ciri yang sangat khas. Hiasan ini terbuat dari bahan beludru bertatahkan hiasan logam pada permukaannya dengan motif bunga tanjung. Aslinya adalah emas, namun saat ini umumnya menggunakan mute. Teratai ini berjumlah 8 (delapan) lembar kecil, yang kemudian dirangkai menjadi susunan delapan daun teratai yang simetris.

Keunikan lainnya terdapat pada tata rias di bagian kepala. Rambut disanggul dengan model buatun atau konde cepol tanpa sasakan. Caranya adalah dengan melilitkan secara berputar, sehingga membentuk 3 (tiga) tingkat lingkaran, yang kemudian dipadatkan dengan tusuk konde. Ketiga tingkat lingkaran ini melambangkan siklus kehidupan yang dimulai dari kelahiran, kehidupan dan kematian. Letak sanggul di tengah-tengah agak ke atas memperlihatkan tengkuk pengantin. Bersih atau tidaknya tengkuk yang tampak, merupakan pertanda apakah pengantin wanita mampu menjadi ibu rumah tangga yang mampu memelihara kebersihan fisik dan rohani dalam kehidupan berumah tangga atau tidak.

Hiasan kepala yang digunakan cukup kompleks. Salah satunya yang unik adalah siangko bercadar yang melambangkan kesucian seorang gadis. Siangko bercadar selalu berwarna emas, karena aslinya terbuat dari emas, atau bahan perak. Biasanya dihiasi batu-batu permata, bahkan ada yang bertahtakan intan berlian. Panjang cadarnya 30 cm, terbuat dari manik-manik. Saat ini banyak digunakan mote pasir dengan gumpalan benang wol merah di ujungnya. Selain yang bercadar, siangko lainnya jumlah 3 (tiga) buah. Dipakai di belakang sanggul sebagai penutup ikatan siangko bercadar. Siangko bercadar yang berfungsi menutupi wajah pengantin wanita merupakan lambang kesuciannya, yang disimbolkan dengan tidak boleh dilihatnya wajah mempelai putri oleh orang lain. Di atas Siangko bercadar ini, diletakkan sigar atau mahkota dengan motif bungabungaan yang dipenuhi permata. Hiasan rambut lainnya adalah tusuk paku atau kembang paku berjumlah 10 buah atau lebih yang dimaksudkan sebagai penolak bala. Tusuk bunga atau kembang tancep berjumlah 5 buah yang melambangkan rukun Silam, kewajiban yang harus dijalankan oleh pengantin sebagai seorang Muslim.

Kembang goyang yang berjumlah 20 buah, juga dikarenakan sebagai hiasan rambut bersama dengan 2-4 buah kembang kelapa yang dipasang di kiri dan kanan sanggul. Apabila kembang goyang melambangkan pengakuan terhadap 20 sifat kebesaran Allah, yang wajib diturunkan dan diajarkan pada anak keturunannya kelak; maka kembang kelapa merupakan simbol pengharapan agar perkawinan yang dilakukan tetap kokoh, kuat seperti pohon kelapa, sehingga akan menjadi perkawinan yang langgeng, sejahtera dan bahagia.

Hiasan burung hong atau dikenal dengan sebutan kembang besar atau kembang gede adalah hiasan lain yang tidak boleh ketinggalan. Jumlahnya yang empat buah melambangkan 4 (empat) sahabat Rasullullah, Nabi Besar Muhammad SAW. Sementara itu, burung hong sendiri dianggap sebagai simbol burung surga yang melambangkan kebahagiaan kedua pengantin. Letak burung hong ini juga memiliki arti tersendiri, yang berkaitan dengan kecocokan antara pihak keluarga kedua pengantin.

Dari hiasan kepala pengantin wanita yang telah dikemukakan, satu bentuk perhiasan yang dipercaya memiliki kekuatan magis adalah sunting atau sumping telinga. Apabila sunting ini dipakai oleh seorang pengantin yang tidak perawan atau tidak gadis lagi, maka si pemakai akan pusing-pusing dan bahkan pingsan. Selain sunting, sebagai pelengkap yang menunjang keserasian, biasanya telinga pengantin dihias dengan sepasang kerabu. Kerabu ini merupakan perpaduan anting dan giwang yang dijadikan satu. Tusuk konde berupa pasak berbentuk huruf leam (huruf Arab) merupakan simbol pengakuan akan keesaan Allah ditusukkan di atas siangko kecil penutup simpul tali cadar. Sebelum rerurub atau ruruban, yaitu sebuah kerudung dari kain
halus dan tipis, ditutupkan ke seluruh riasan wajah pengantin wanita, di beberapa daerah di atas dahi pengantin diberi tanda berbentuk bulan sabit. Tanda bulan sabit berwarna merah ini merupakan perlambang bahwa di gadis telah menjadi pengantin. Sementara ruruban merupakan tanda kesuciannya.

Selain perhiasan untuk kepala, pengantin wanita juga mengenakan perhiasan berupa kalung tebar yang dipakai melingkar leher di atas teratai Betawi. Gelang listring dan gelang selendang mayang, serta cincin emas yang berhiaskan permata menjadi hiasan lengan, pergelangan tangan dan jari pengantin wanita.

Keunikan juga tampak pada alas kaki yang digunakan. Mempelai wanita mengenakan selop berbentuk perahu kolek, dengan ujung melengkung ke atas dan dihias dengan tatahan emas dan manikmanik, atau mute.

Aslinya seluruh perhiasan yang dikenakan oleh pengantin wanita Betawi terbuat dari emas dan dihiasi intan permata. Namun saat ini, umumnya hanya merupakan sepuhan warna emas, sedangkan hiasannya lebih banyak menggunakan mute.

Variasi pakaian pengantin Betawi ini dapat ditemui di beberapa daerah. Seperti misalnya di daerah pinggiran, pengantin laki-laki mengenakan stelan jas lengkap dengan kopiah hitam dan kacamata hitam. Sementara pengantin wanita memakai slayer dan sarung tangan putih, yang juga dilengkapi dengan mahkota dan kacamata.

Adapun pakaian yang kini dikenal dengan busana "Abang dan None Jakarta" merupakan kombinasi dari busana pengantin rias bakal untuk pria, dengan busana wanita Betawi sehari-hari. Busana pengantin rias bakal, bagi mempelai pria terdiri dari jas tutup, celana panjang, ikat pinggang dan iiskoi motif lokcan. Perlengkapan busana ini adalah kuku macan, gelang bahar, pisau raut, bros dan untaian melati.

Mempelai putri menggunakan baju kurung tabur, sarung songket, selendang dan celemek. Sementara hiasan kepalanya tidak serumit dandanan rias besar putri. Busana ini biasanya dikenakan setelah akad nikah.mr-Penulis Endang Mariani

7 Alasan Berumrah

7 Alasan Berumrah


Memang tujuan utama berumrah adalah menunaikan ibadah. Namun, setiap orang tentunya membawa misi pribadi. Nah, apa saja misi itu? Cari tahu yuk!

1. Menikah
Menikah sendiri sudah merupakan ibadah. Apalagi jika menikah sambil berumrah. Selain lebih ijab kabul makin khusyuk, pahalanya juga makin berlipat. Tak heran jika belakangan ini menikah di Tanah Suci, sambil menunaikan ibadah umrah, menjadi tren.

2. Bulan Madu
Alasannya berikutnya tentu berbulan madu sambil ibadah. Banyak yang mengatakan rasanya lebih mantap karena dapat beribadah bersama pasangan. Selain beribadah dan memanjatkan doa semoga lekas diberi keturunan, di sana mereka juga bisa berjalan-jalan menikmati bulan madu.

3. Mencari Ketenangan Hati
Tak sedikit pula yang pergi berumrah untuk mencari jawaban atas masalah yang sedang dialami. Mereka berharap dengan beribadah dan berdoa di Tanah Suci dapat menyelesaikan masalah mereka. Atau setidaknya menenangkan hati untuk kemudian bisa mencari solusi.

4. Jalan-Jalan
Semua orang sudah maklum, pergi ke Tanah Suci sekarang ini tidak melulu urusan ibadah. Bahkan terkadang tambahan mengunjungi negeri Timur Tengah seperti Mesir atau Turki menjadi daya tarik sebuah paket wisata ibadah. Pelesiran sudah merupakan salah satu imbuhan menyenangkan dalam berumrah karena bisa mengunjungi banyak tempat baik untuk mencari hiburan, shopping, maupun ke tempat bersejarah.

5. Belanja
Jangan tanya. Ini adalah hiburan utama yang ‘wajib’ dilakukan para peziarah umrah atau haji. Istilahnya, rugi kalau tak menyempatkan diri berbelanja Selain karena barang-barangnya murah, kita kan juga perlu oleh-oleh untuk dibawa pulang. Wah, ini pelesir sambil ibadah atau ibadah sambil pelesir ya?

6. Berharap Jodoh
Pernah mendengar Jabal Rahmah? Tempat ini terletak di Padang Arafah. Jabal Rahmah yang berarti bukit penuh rahmat memang selalu dipenuhi peziarah karena mempunyai sejarah penting dalam Islam. Dikisahkan, di bukit inilah Nabi Adam dan Hawa bertemu kembali setelah berpisah selama 100 tahun saat diturunkan dari surga ke bumi. Konon tempat ini merupakan tempat terbaik untuk berdoa meminta jodoh. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu situs yang wajib dikunjungi kalau berumrah ataupun haji. Para lajang yang berharap segera mendapatkan jodoh atau para ibu yang ingin anaknnya segera menemukan jodoh pasti akan datang ke tempat ini untuk berdoa. Tertarik ke sana?

7. Memenuhi Janji
Ada juga yang pergi berumrah karena untuk memenuhi janji atau nazar jika berhasil atas suatu ‘perjuangan’. Namun, banyak juga yang merasa setelah melihat keagungan Ka’bah yang mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata-kata, berharap bisa kembali lagi suatu hari nanti.

Rindu Ingin Kembali
Bagi yang pernah ke Tanah Suci, memang selalu ada kerinduan untuk kembali ke sana. Apalagi saat mengetahui bahwa salat fardhu berjamaah di Masjidil Haram, misalnya, mendapatkan ganjaran pahala 100.000 kali lipat atau satu kali salat di Masjid Nabawi pahalanya lebih besar 1.000 kali salat di masjid lain. Alasan ini juga yang membuat orang kembali untuk menunaikan umrah ataupun haji untuk kedua, tiga dan seterusnya.

Anda merencanakan berangkat umrah, tapi sulit mengumpulkan uang. Mengapa tak mencoba menabung dulu? Sejumlah bank, terutama bank syariah, sudah memiliki program tabungan untuk haji dan umrah. Misalnya, Tabungan Mabrur dari Bank Syariah Mandiri atau Tabungan Taharoh dari bank DKI Syariah.
Untuk memulai menabung caranya pun mudah. Cukup dengan setoran awal Rp 500.000, Anda sudah bisa memiliki tabungan haji atau umrah. Untuk setoran berikutnya, Anda bisa memasukkan minimal Rp 100.000 ke dalam rekening tersebut.

Ada cara lain yang bisa Anda tempuh untuk berangkat umrah yaitu dengan mencicil biaya umrah. Cara yang dijalankan oleh sejumlah agen perjalanan memberikan keleluasaan pada calon jamaah untuk mencicil biaya umrahnya sesuai kemampuan. Namun, tetap ada catatannya. Seluruh biaya harus dilunasi dua minggu sebelum tanggal keberangkatan. Wah, boleh juga tuh dijajaki..mr-kompas

5 Tantangan Menjadi Ibu


5 Tantangan Menjadi Ibu



Menjadi seorang ibu sama sekali tak bisa dibilang mudah. Satu menit Anda menyusui, menit berikutnya mengganti popok, lantas meninabobokkannya. Di saat yang sama, Anda masih harus berjuang mengatasi gejolak emosi dari seorang ibu yang bangga dengan status baru sebagai ibu, ke perasaan frustrasi karena kelelahan.

Tak seorang ibu pun dapat segera mengatasi lima tantangan berikut ini. Mungkin, Anda akan tetap menangis karena frustasi. Apa saja tantangan itu?

TANTANGAN 1: BILA TAK MENYUKAI SI KECIL
Bila anak Anda bersikap tak pantas atau memalukan, Anda pasti akan sangat marah sehingga Anda sangat membencinya (walaupun hanya selama 10 menit). Lalu karena juga sangat mencintainya, Anda segera diliputi perasaan bersalah.

Cara Mengatasinya:
Ada saat di mana Anda merasa tak mencintai anak, bahkan bersikap tidak manis dan mengucapkan kata-kata yang tak enak didengar. Ini wajar, Anda hanya manusia biasa dan punya harapan. Tapi bila emosi Anda berlebihan atas kesalahannya, coba pahami apa yang sebenarnya membuat Anda marah. Lalu segera utarakan kekhawatiran atau ketakutan Anda. Wajar bila dari waktu ke waktu anak bersikap menjengkelkan sehingga Anda hilang sabar. Bila ini terjadi berulang kali, teliti seberapa besar konsistensi Anda terhadap kedisiplinan. Cari akar permasalahan untuk membantu Anda menghindari rasa benci dan bersalah.


TANTANGAN 2: KETERLIBATAN SUAMI
Adalah alami menginginkan segala sesuatu sempurna bagi anak-anak. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membagi tanggungjawab ini dengan suami. Tentukan siapa yang giliran mengganti popok, menyuapi anak-anak, dan mengajak mereka bermain sebelum tidur.

Cara mengatasinya:
Mungkin Anda frustrasi melihat cara suami bermain dengan anak-anak, atau suami membiarkan anak memakai pakaian yang tak cocok. Sejauh cara yang diterapkan suami tak membahayakan, tidak perlu khawatir. Sebaliknya, beri ia kesempatan bersama anak-anak. Jangan mengritik langkah yang dilakukannya, yang berarti Anda mempertahankan rasa saling menghargai dan keharmonisan di dalam perkawinan. Sehingga, suami akan merasa Anda memberinya kepercayaan, dan Anda jadi bisa istirahat sejenak, bukan?


TANTANGAN 3: GELISAH SAAT BERPISAH DENGAN ANAK
Berminggu-minggu, Mila (36) merasa takut meninggalkan anaknya, Ella (4) di sekolah. “Saya membayangkan Ella menangis dan memegangi kaki saya.” Tetapi 10 menit setelahnya, Ella yang biasanya tak pernah dapat lepas darinya, segera membaur dan asyik bermain dengan guru dan teman-teman barunya.

Cara Mengatasinya:
Kenali emosi Anda pada saat berpisah dengannya. Sadari bahwa kegelisahan, ketakutan, dan kesedihan yang Anda rasakan adalah perasaan Anda, bukan milik Si Kecil. Bahkan, bila anak Anda rewel, ada dua hal yang harus disadari. Pertama, dia mungkin akan baik-baik saja sesudah 5 menit Anda pergi (sebagian besar anak demikian). Kedua, ini tantangan baginya untuk beradaptasi di lingkungan baru, dan ini dapat membantu tumbuh kembangnya. Bila Anda menghalangi perpisahan, Anda justru memperbesar perasaan ketergantungan anak. Ingatkan diri sendiri bahwa tujuan Anda adalah meningkatkan kebahagiaan dan kemandirian anak.


TANTANGAN 4: MENERIMA KEGAGALAN ANAK
Bila anak-anak tidak menjadi seseorang seperti yang Anda harapkan (atau bahkan memperlihatkan minat yang berbeda), biasanya seorang ibu akan merasa kecewa. Ingat, jangan sampai perasaan kecewa tadi justru membuat Anda menyesal di kemudian hari!

Cara Mengatasinya:
Sebagian besar orangtua mengharapkan anaknya jadi juara. Entah itu di dunia olahraga, kesenian, maupun di sekolah. Itu sebenarnya tindakan yang menekan mereka. Anak merupakan pribadi yang unik dengan segala bakat, impian, cita-cita, dan masalah yang dihadapinya. Anda dan anak akan merasa lebih nyaman bila Anda mau belajar mengungkapkan rasa bangga Anda atas keberhasilannya mencapai sesuatu.


TANTANGAN 5: BELAJAR UNTUK MELEPASKAN
Orangtua menginginkan anak berada di tempat yang aman dari bahaya. Anda juga akan mudah merasa khawatir karena anak sangat berharga bagi Anda.

Cara Mengatasinya:
Anda harus memastikan bahwa anak ada di tangan yang terpercaya dan bertanggungjawab. Misalnya, saat meninggalkan anak di sekolah, kita harus yakin dengan keamanan sekolah sehingga tak merasa khawatir dan takut. Bila Anda tidak puas/tidak senang dengan lingkungan anak, lakukan perubahan. Cara ini mengurangi perasaan cemas. Yang juga patut disadari, Anda tidak dapat menjaga anak dari setiap kemungkinan bahaya, tetapi Anda dapat menghilangkan perasaan cemas Anda.mr-kompas

Kamis, 04 September 2008

Rosa Canina, Herbal untuk Osteoartritis

Rosa Canina, Herbal untuk Osteoartritis


OSTEOARTRITIS (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif yang berkaitan dengan kerusakan tulang rawan (kartilago) sendi. Penyakit ini ditandai dengan adanya kemunduran kartilago sendi dan tulang di dekatnya, yang bisa menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan.

Sampai saat ini masih belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan OA hingga tuntas. Pengobatan yang diberikan dokter dalam penatalaksanaan OA umumnya ditujukan terhadap dua hal, yaitu mengatasi gejala dan memperbaiki aktivitas sehari-hari (symptom modifying effect), serta pencegahan dan perbaikan kerusakan struktur rawan sendi (structure modifying effect). Terakhir muncul pengobatan dengan menggunakan sel terapi dan stem sel dengan hasil yang cukup menjanjikan.

Rekomendasi yang diberikan para ahli dalam penanganan osteoartritis (OA) meliputi terapi farmakologis dan terapi non-farmakologis (seperti penurunan berat badan, olahraga, edukasi). Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) merupakan salah satu terapi farmakologis yang paling sering digunakan untuk mengatasi nyeri dan peradangan yang terjadi pada pasien OA.

Namun demikian, penggunaan obat-obatan tersebut sering kali memberikan efek samping yang cukup serius, seperti perdarahan saluran cerna, erosi lambung, hingga kerusakan hati dan ginjal. Beratnya efek samping yang ditimbulkan karena penggunaan jangka panjang OAINS ini membuat para ahli terus mencari alternatif terapi OA yang efektif namun juga aman.

Rosa canina merupakan salah satu alternatif terapi osteoartritis yang mulai banyak digunakan saat ini sebagai terapi komplementer (pelengkap). Rosa canina ini juga dikenal dengan nama Brier hip, brier rose, dogberry, dog rose, hip rose, witches' brier, dan sebagainya.

Rosa canina tergolong dalam famili Rosaceae dan banyak ditemukan pada dataran Eropa dan Asia Barat. Bagian yang biasanya digunakan sebagai pengobatan maupun bahan nutrisi adalah bagian buahnya yang berwarna merah. Ekstrak Rosa canina ini banyak digunakan oleh para ahli di negara-negara Eropa karena kandungan zat aktifnya yang cukup kompleks sehingga dapat bekerja pada berbagai jalur mekanisme osteoartritis.

Hal ini berbeda dengan obat farmakologis konvensional dimana umumnya hanya bersifat monomodal (hanya bekerja pada satu jalur mekanisme saja), sehingga kadang hanya memberikan manfaat klinis yang terbatas.

Sejarah penggunaan ekstrak tanaman Rosa canina sebagai terapi pada penderita osteoartritis bermula dari Langeland, Denmark. Seorang petani bernama Erik Hansen mengalami perbaikan gejala arthritis yang dialaminya, setelah menggunakan bubuk yang dibuat dari biji dan buah Rosa canina. Dia kemudian menghubungi Dr. Kaj Winther dan Dr. Arsalan Kharazmi dari Universitas Kopenhagen Denmark untuk mendiskusikan kemungkinan melakukan penelitian ilmiah. Hasilnya sesuai dugaan, terbukti ekstrak tanaman Rosa canina ini dapat meredakan gejala-gejala osteoarthritis.

Galaktolipid yang terkandung di dalam ekstrak Rosa canina ini terbukti menghambat migrasi sel darah putih ke dalam sendi sehingga dapat mengurangi terjadinya proses peradangan dan kerusakan sendi. Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, penggunaan jangka panjang ekstrak Rosa canina terbukti mampu mengurangi keluhan nyeri dan memperbaiki kualitas hidup pasien OA.

Salah satu penelitian yang dilakukan oleh Kaj Winther tahun 2005 membuktikan bahwa ekstrak Rosa canina mampu menurunkan secara signifikan disabilitas, kekakuan sendi, maupun severitas penyakit berdasarkan skor WOMAC.

Berbeda dengan OAINS, terapi dengan ekstrak Rosa canina ini tidak menimbulkan efek samping perdarahan lambung maupun kerusakan ginjal/hati, bahkan setelah 4 minggu dapat mengurangi dosis OAINS yang diperlukan pasien OA.

Melihat bukti-bukti ilmiah ini, ekstrak Rosa canina mulai banyak digunakan di Jepang dan negara-negara Eropa sebagai terapi komplementer pada penderita OA. Bila semua pilihan terapi tersebut tidak memberikan hasil, dapat dipertimbangkan untuk dilakukan tindakan operasi pada sendi yang terkena.mr-kompas.Penulis: dr. Indra Widya Nugraha

Al-Quran Kitab Zaman Kita

Al-Quran Kitab Zaman Kita
Author : Syaik Muhammad Al-Ghazali
Publisher : Mizan

Al-Quran Kitab Zaman Kita mengajukan analisis tajam atas hakikat dan makna Al-Quran dalam kehidupan masa kini. Syaikh Muhammad Al-Ghazali (1917-1996)-yang berkeyakinan bahwa Al-Quran merupakan satu-satunya sumber bagi setiap upaya pengembangan sistem islami. Tokoh Ikhwanul Muslimin ini menceburi persoalan dari segala aspek: mulai dari kesalahan penafsiran, sikap mental umat, dosa-dosa politik dalam sejarah Islam, hingga cara “mendiversifikasikan” ilmu-ilmu Al-Quran.

Dengan kedalaman ilmu dan kejernihan bahasanya, ulama terkemuka ini memandu kaum Muslim bagaimana membaca dan menangani problem kehidupan kontemporer dalam sinaran Al-Quran.

“Al-Ghazali selalu mengajarkan keseimbangan (al-mizan), yaitu keseimbangan dalam menggunakan akal dan sumber agama (naql), dan dalam memandang dunia dan agama.”

—Dr. Yusuf Qardhawi

Selasa, 02 September 2008

8 Mitos Pernikahan


8 Mitos Pernikahan



Perkawinan lebih penting bagi perempuan daripada laki-laki. Benarkah? Inilah salah satu dari sekian banyak mitos yang dipercaya orang. Padahal, berbagai penelitian menunjukkan bahwa lelaki yang menikah justru lebih bahagia daripada perempuan. Mereka lebih panjang umurnya dari yang tidak menikah. Wah, mitos semacam ini sering mengganggu dan membuat makin banyak orang enggan menikah.

Ingatlah, memercayai mitos berarti Anda akan salah informasi. Kalau salah informasi, Anda akan keliru mengambil keputusan. Nah, saat keliru mengambil keputusan maka hasil yang akan didapatkan pasti salah besar! Jadi, agar Anda tak terjebak dalam mitos-mitos seputar pernikahan, lebih baik ketahui dulu kebenarannya.

1. Mitos: Masuk perkawinan berarti tenggelam dalam 1001 masalah.
Fakta:
Jangan terlalu hanyut dalam cerita sinetron ah! Menikah atau tidak, Anda tetap berhadapan dengan masalah (pekerjaan, keuangan, keluarga, dan lainnya), kan? Adanya pasangan yang bisa diajak kerja sama, justru dapat meringankan beban. Bahkan perkawinan memberi banyak kesempatan untuk mengembangkan diri dan potensi.

2. Mitos: Untuk menikah, lelaki dan perempuan harus memiliki pemikiran dan kebiasaan hidup yang sama.
Fakta:
Secara fisik, lelaki dan perempuan diciptakan sebagai makhluk yang berbeda. Apalagi secara psikologis. Justru dengan pernikahan diharapkan Anda dan pasangan bisa menyatukan dua perbedaan untuk satu tujuan. Perbedaan lah yang akan membuat Anda dan dia saling belajar memahami, bekerjasama, menghormati dan mendukung.

3. Mitos: Menikah berarti memiliki teman kencan seumur hidup.
Fakta:
Benar. Tapi ini bukan satu-satunya alasan Anda untuk menikah. Paling tidak, kini Anda tahu dengan siapa akan menghabiskan akhir pekan atau liburan. Suami atau istri tak hanya siap menjadi teman di setiap saat, tapi juga siap sebagai sahabat dalam suka dan duka.

4. Mitos: Perkawinan selalu menuntut romantisme.
Fakta:
Kita hidup dalam dunia nyata. Bukan dalam dongeng atau sinetron. Romantis bukan berarti Anda harus ke mana pun berdua, kan? Atau mesra tiap saat sampai orang jengah melihatnya. Romantis bisa diwujudkan dengan cara sederhana, seperti berbagai cerita saat pulang kantor, berbagi sepotong burger, membantu memasak atau memilihkan kemeja kerja tiap pagi.

5. Mitos: Perkawinan yang bahagia tidak ada konflik.
Fakta:
Memang, konflik yang tak kunjung selesai akan mengikis kebahagiaan. Namun, yang sangat bahagia pun tak lepas dari konflik. Tiap orang punya ketakutan dan impian yang berbeda. Dan mereka punya cara sendiri dalam menyelesaikan konflik. Yang tidak bahagia, akan saling menyalahkan dan menyakiti. Sedangkan yang bahagia, berusaha saling mengerti dan membantu mencari jalan keluar terbaik, tanpa saling menyakiti.

6. Mitos: Perkawinan ibarat menuruni gunung.
Fakta:
Memang, sejak mencapai puncak kebahagiaan saat bulan madu, kebahagiaan akan terus mundur, mungkin sampai usia tua. Ada perkawinan yang setelah ‘mundur’, pantang maju lagi. Biasanya perkawinan seperti ini tak bertahan lama. Namun, ada penelitian yang menunjukkan bahwa kebahagiaan perkawinan jadi makin besar dengan bertambahnya usia. Jadi, tergantung Anda berdua, akan membiarkannya terus mundur atau menghentikannya dan kembali bergerak maju seperti masa pacaran.

7. Mitos: Dalil perkawinan adalah 50-50 (baca: fifty-fifty)
Fakta:
Nope! Dalam sebuah perkawinan kadang salah satu pasangan perlu mengalah, 70-90 % lah. Hubungan yang bahagia terjadi justru pada pasangan yang bersedia memberikan lebih dari 50 %. Pasalnya, keadaan orang tidak selalu sama. Ada kalanya menderita sakit, mendapat tugas ekstra berat, terkena PHK, sehingga keadaannya lebih ‘rentan’ dan memerlukan bantuan pasangan.

8. Mitos: Menikah = menjadi dewasa.
Fakta:
Benar. Sebuah nasihat lama mengatakan, seseorang bisa dikatakan dewasa jika ia berani mengambil keputusan untuk menikah. Menikah memang tak bisa langsung menjadikan Anda lebih dewasa. Namun, tanggung jawab yang ada di pundak yang akan mengajarkan menjadi dewasa. Menikah memang bukan keputusan yang mudah, karena perkawinan yang sukses membutuhkan kerja keras antara kedua belah pihak secara terus-menerus.mr-kompas

Menuju Masjid Kubah Emas

Menuju Masjid Kubah Emas

Umumnya masyarakat mengenal masjid sebagai bangunan berkubah dan memiliki menara. Kubah masjid terbuat dari beton, marmer, atau besi baja. Jarang ada masjid yang menggunakan bahan emas sebagai kubahnya. Berdasar catatan Kompas.Com, hanya ada 7 masjid kubah emas di dunia dan salah satunya adalah masjid Dian Al Mahri di Meruyung, Kelurahan Limo, Kelurahan Cinere, Depok.

Masjid yang dibangun tahun 1999 dan dibuka untuk umum tahun 2006 ini milik pengusaha asal Serang, Banten, Dian Djurian Maimum Al-Rasyid. Istimewanya, masjid ini menggunakan kubah berlapis emas 24 karat dari Italia.mencapai lokasi ini cukup mudah. Selain dengan kendaraan pribadi, dapat digunakan angkutan umum dari terminal Depok menuju Parung. Dari sini, perjalanan bisa dilanjutkan dengan ojek menuju jalan Meruyung. Jika menggunakan kendaraan pribadi, total waktu perjalanan dari Pondok Indah, Jakarta Selatan menuju lokasi hanya sekitar 1 - 2 jam perjalanan.

Jalan menuju lokasi cukup sempit dan hanya 2 jalur. Selain itu, kondisi jalan yang penuh lubang dan berpasir kerap membuat kecelakaan terjadi di sana karena tergelincir. dengan luas bangunan 8.000 meter persegi ini berdiri di atas lahan seluas 70 hektar. Ruang utama masjid berukuran sekitar 45 x 57 meter dan mampu menampung 8.000 jemaah.

Masjid ini memiliki enam menara (minaret) berbentuk segi enam yang dibalut batu granit abu-abu dengan ornamen melingkar. Pada langit-langit masjid terdapat ornamen bergambar langit biru lengkap dengan awannya. Sedangkan, pada puncaknya terdapat kubah berlapis emas 24 karat. masuk masjid dipisahkan antara pria dan wanita, dan di depan masjid ada tulisan dilarang masuk untuk anak berumur kurang dari tujuh tahun. Selain itu untuk masuk ke dalam masjid, diwajibkan memakai pakaian yang menutup aurat, sehingga kalau berkunjung kesana khususnya kaum hawa harus mengenakan jilbab.

Di depan pintu masuk masjid terdapat dua petugas dengan pakaian hitam yang bertugas mengingatkan pengunjung untuk mengenakan jilbab. Jika pengunjung tidak membawa, mereka akan meminjamkannya. Seorang penjaga masjid Nani (37) mengatakan selain wajib menutup aurat, pengunjung juga wajib menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan masjid. "Mba, kalau mau masuk masjid pakai jilbab," tegur Nani pada seorang pengunjung wanita yang akan memasuki masjid.

Masjid adalah tempat suci, kata Nani, jadi wajib menutup aurat. kaki atau sandal harus dititipkan di bagian penitipan, dan tidak boleh ditinggal diluar. Uniknya, penitipan alas kaki terletak di bawah tanah sehingga pengunjung harus menggunakan tangga untuk menempuhnya. Pada jam-jam sholat, tempat penitipan alas kaki ini menjadi penuh dan berjubel. Di siang hari, lantai halaman masjid sangat panas. Untunglah, ada hamparan karpet plastik warna hijau yang disediakan pihak pengurus untuk mengurangi panasnya lantai halaman masjid yang diinjak dengan telanjang kaki. Dilarang menginjak rumput yang ada di taman sekitar masjid.

Untuk pengunjung yang ingin berteduh dan sekedar beristirahat, di seberang masjid ada aula yang disediakan. Biasanya pengunjung sekedar duduk-duduk atau rebahan sambil menikmati keindahan masjid ini. Penjual asongan dilarang memasuki areal masjid. Bagi pengunjung yang ingin makan atau minum sambil melepas lelah, ada kafetaria di depan gedung aula. Selain itu, pengunjung juga bisa belanja oleh-oleh khas masjid Kubah Emas di samping kafetaria. Aneka sovenir, seperti gantungan kunci dan pin dijual dengan harga sekitar Rp 4.000-Rp10.000.sekitar masjid dibuat taman dengan penataan yang apik.

Setiap harinya, pada pagi dan sore petugas kebersihan membersihkan dan merawat taman tersebut. Sedangkan untuk parkir, disiapkan lahan seluas 7.000 meter persegi cukup untuk menampung sekitar 1.400 kendaraan. Selain itu, di depan masjid terdapat rumah tinggal pendiri masjid. Disamping rumah tinggal tersebut ada dapur umum yang digunakan untuk memasak menu buka bersama dan pengajian.